Minggu, 17 November 2019

DAPUR

Posted by WALLPAPER HD

Mungkin kebanyakan memikir dapur hanya tempat untuk memasak, mengisi isi perut dan hanya menjadi ruangan tempat menyimpan pasokan makanan, tapi tidak seperti apa pernah kolly alami saat itu dapur tidak hanya berbicara tentang isi perut saja, tapi segala hal yang kami lakukan untuk memulai hari dan mengakhiri hari dimulai dari sana. Perbincangan untuk memikirkan untuk mengisi hari, hingga tempat untuk mengobati keresahannya hari kami curahkan didapur.

Menjadi beban dalam pikiran saat ini karena betah rindu duduk diatas shopa dan meja makan untuk membicarakan hari, candaan dilakukan hingga bisa tertawa bersama. Mungkin kini hanya cukup membekas dalam memori kenangan dan mungkin takan terjadi lagi atau takan pernah terjadi. Walau  disana kolly menjadi seorang terdiam tak mampu apapa, tapi kolly sangat senang melihat semua teman bisa tertawa bersama hingga menggibahkan teman sendiri terjadi diruang itu, hingga tetesan air mata pernah terjatuh dan kemarahan pun terjadi disana.

Pada malam itu kolly sangat kelelahan dan ingin tidur tapi ada temu salah satu temannya hingga ia tidur di atas shopa karena tak mampu lagi menahan kantuntuk dimatanya, tanpa sadar ada seorang wanita yang menyelimutinya, tak hanya itu saja hingga kolly tak mampu kembali beradabtasi lambungnya setelah semua selesai karena pada saat itu lambungnya selalu terjaga agar terisi oleh makan, kolly sangat merasakan kebaikannya perempuan itu. hingga seterusnya kolly tak mampu berbuat apapa saat ada wanita itu walau kolly ingin marah-marah karena ada dia, kolly hanya mampu memendam rasa marahnya karena kolly pikirkan tidak mau menyakiti hati perempuan itu. Tak ada perasaan apapa antara kolly dengan perempuan itu tapi karena sikap kolly disaat ada orang yang baik padanya ia bakal membalas kebaikannya dan tak mau sampai menyakiti hatinya walau pun kolly pernah dimarahi olehnya karena perilakunya yang salah, kolly hanya bisa terdiam karena dibalik itu dia sangat baik dan perhatian terhadap ia.

Tapi saat ini perempuan itu sedang terbersedih sangat mendalam karena dia mesti kehilangan seseorang sangat berharga, orang telah melahirkannya. Kolly sangat menyesalan dirinya karena ia tak mampu berbuat apa-apa hingga ia berpikir ingin membawa dapur itu untuk mengumpulkan semuanya supaya perempuan itu bisa terhibur dan memberikan semangat kepadanya, walau dia adalah perempuan kuat dia mampu menghadapi semuanya tapi seorang teman juga harus memberikan dukungan. kolly menyesali dirinya tidak mampu berbuat apa-apa, mungkin kolly hanya bisa berdoa supaya dikuatkan kepada perempuan itu dan kepada keluarganya yang di tinggalakan. Pada saat kolly mendengar kabar itu ia berpikir ingin pergi ke kampung halamannya bersama salah satu temannya, tapi jarak kolly saat ini ke gunung halu kampung itu cukup jauh jaraknya.

Hingga kolly berpikir walau ada tempat selain dapur itu bisa menyatukan semuanya kembali tapi tidak ada waktu panjang untuk kembali bersama dan tertawa bersama lagi, mungkin walau kumpul kembali waktunya sangat terbatas. bagi kolly untuk mengobati rindu untuk tertawa kembali bersama memerluka waktu sangat panjang, hanya untuk sekedar bertemu ia bisa lakukan tiap hari, tapi menciptakan suasana seperti pernah terjadi mungkin menjadi hal mustahil bakal terjadi untuk ke dua kalinya, mungkin kini itu sudah menjadi kenangan bahwa kita semua pernah hidup dalam satu rumah dan satu ruangan untuk mencurahakan ke kesalan, tertawa bersama, saling menjaili. Sehingga menyediakan hidangan untuk makan bersama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar